Wawasan Kebangsaan Dan Teori Bangsa
Menurut saya wawasan kebangsaan adalah cara pandang mengenai diri dan tanah air kita sendiri sebagai negara kepulauwan dan sikap bangsa Indonesia terhadap diri dan lingkungannya, dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara. Wawasan kebangsa adalah cara pandang bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya.Pengalaman di sekolah menunjukkan bahwa mata pelajaran PKn
sering hanya dianggap hafalan untuk mendapatkan nilai rapor/ijazah semata. PKn
tidak untuk diujiannasionalkan, dianggap tidak penting. Padahal salah satu
tujuan diberikan PKn/Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan adalah supaya
kita menjadi warga negara Indonesia yang baik yang tahu hak dan kewajibannya.
Hak dan kewajiban warga negara tersebut antara lain tercantum dalam UUD 1945
atau terdapat dalam nilai-nilai yang terkandung dalam sila-sila Pancasila.
Wawasan Kebangsaan bagi bangsa Indonesia memiliki makna:
(1). Wawasan kebangsaan mengamanatkan kepada seluruh bangsa agar menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan;
(2). Wawasan kebangsaan mengembangkan persatuan Indonesia sedemikian rupa sehingga asas Bhinneka Tunggal Ika dipertahankan;
(3). Wawasan kebangsaan tidak memberi tempat pada patriotisme yang licik;
(4). Dengan wawasan kebangsaan yang dilandasi oleh pandangan hidup Pancasila, bangsa Indonesia telah berhasil merintis jalan menjalani misinya di tengah-c) Makna Wawasan Kebangsaan Wawasan Kebangsaan bagi bangsa Indonesia memiliki makna:
(1). Wawasan kebangsaan mengamanatkan kepada seluruh bangsa agar menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan;
(2). Wawasan kebangsaan mengembangkan persatuan Indonesia sedemikian rupa sehingga asas Bhinneka Tunggal Ika dipertahankan;
(3). Wawasan kebangsaan tidak memberi tempat pada patriotisme yang licik;
(4). Dengan wawasan kebangsaan yang dilandasi oleh pandangan hidup Pancasila, bangsa Indonesia telah berhasil merintis jalan menjalani misinya di tengah-tengah tata kehidupan di dunia;
(5). NKRI yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur bertekad untuk mewujudkan bangsa yang maju dan mandiri serta sejahtera lahir batin, sejajar dengan bangsa lain yang sudah maju.
Nilai Dasar Wawasan Kebangsaan
Nilai Wawasan Kebangsaan yang terwujud dalam persatuan dan kesatuan bangsa memiliki enam dimensi yang bersifat mendasar dan fundamental, yaitu:
(1). Penghargaan terhadap harkat dan martabat manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa;
(2). Tekad bersama untuk berkehidupan kebangsaan yang bebas, merkeka, dan besatu;
(3). Cinta akan tanah air dan bangsa;
(4). Demokrasi atau kedaulatan rakyat;
(5). Kesetiakawanan sosial;
(6). Masyarakat adil-makmur.
Bagus Taruno Legowo,
Ada 3 teori untuk mengenali Bangsa Indonesia menurut Ir. H.
Soekarno:
1. Teori senasib sepenanggungan dan
kesamaan sejarah (Otto Bauer).
2. Teori kesamaan cita-cita atau
kehendak yang terkenal dengan istilah ‘raison de etre ensemble’ (Ernest
Renan).
3. Teori geopolitik dan
geostrategis, dimana antara manusia dan alam tempatnya berada sudah menyatu
ribuan tahun.
Irisan dari ketiga teori
ini membentuk Bangsa Indonesia. Jadi jika ada satu etnik di Indonesia yang tidak
memenuhi ketiga teori tersebut, dia tentu saja bukan dari Bangsa Indonesia.
Memang di kepulauan
Nusantara ini selama ratusan tahun telah banyak sekali orang-orang bangsa lain
berdatangan untuk berdagang dan mencari nafkah dan akhirnya hidup bersama di berbagai
kepulauan Nusantara ini. Yang perlu untuk diperhatikan adalah mereka,
orang-orang bangsa lain itu telah meleburkan diri mereka pada falsafah, budaya
dan peradaban yang ada di kepulauan Nusantara ini, yakni Panca Sila, sehingga
warga dan corak budaya darimana mereka berasal sudah hilang. Mereka adalah
bagian dari Bangsa Indonesia.
Jika ada sebagian
orang-orang yang tinggal di Indonesia (kepulauan Nusantara) ini dengan masih
membawa dan membanggakan warisan budaya tanah leluhurnya, itu berarti mereka sesungguhnya
bukan Bangsa Indonesia. Sangat mungkin mereka adalah Warga Negara Indonesia,
tetapi Anda semua harus tahu bahwa mereka BUKAN BANGSA INDONESIA.
BANGSA INDONESIA ITU
RIEL ADA DAN BUKAN ABAL-ABAL. ANDA YANG ADALAH BANGSA INDONESIA HARUS BANGGA DENGAN
KEBERADAAN BANGSA INDONESIA YANG MEMILIKI FALSAFAH PANCA SILA. INI TIDAK
DIMILIKI OLEH ORANG-ORANG BANGSA LAIN.
SALAM PANCA SILA
Kesimpulan yang dapat saya ambil berdasarkan sudut pandang
saya sendiri tentang wawasan kebangsaan khususnya mahasiswa adalah :
Penerapan wawasan kebangsaan dinilai mulai luntur dalam
kehidupan bermasyarakat, dilihat dari konflik atau pertikaian antar golongan di
Indonesia. Seperti di lingkungan kita sendiri contoh kecilnya aktif di
organisasi karang taruna di rt dan rw atau ikut serta dalam remaja masjid.
Tingkat pemahaman wawasan kebangsaan pada mahasiswa berada
dalam tingkat sedang.
Berbagai solusi telah dilakukan oleh pemerintah untuk
meningkatkan wawasan kebangsaan dan penyelesaian konflik antar golongan.
Penanaman nilai wawasan kebangsaan harus ditingkatkan lagi
di kalangan masyarakat.
Saran
Saran terkait tentang wawasan kebangsaan mahasiswa di
Indonesia adalah:
Mahasiswa sudah seharusnya memiliki wawasan kebangsaan yang
baik, sehingga kondisi saat ini perlu diperbaiki lagi.
Jika sudah memahami nilai-nilai tentang wawasan kebangsaan,
mahasiswa dapat membantu mencerdaskan lingkungan masyarakat di sekitarnya untuk
masalah dalam hidup berbangsa di Indonesia.
Sumber:

Tidak ada komentar:
Posting Komentar