Sabtu, 28 September 2019

Wawasan Kebangsaan Dan Teori Tentang Bangsa

Wawasan Kebangsaan Dan Teori Bangsa




Menurut saya wawasan kebangsaan adalah cara pandang mengenai diri dan tanah air kita sendiri sebagai negara kepulauwan dan sikap bangsa Indonesia terhadap diri dan lingkungannya, dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara. Wawasan kebangsa adalah cara pandang bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya.Pengalaman di sekolah menunjukkan bahwa mata pelajaran PKn sering hanya dianggap hafalan untuk mendapatkan nilai rapor/ijazah semata. PKn tidak untuk diujiannasionalkan, dianggap tidak penting. Padahal salah satu tujuan diberikan PKn/Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan adalah supaya kita menjadi warga negara Indonesia yang baik yang tahu hak dan kewajibannya. Hak dan kewajiban warga negara tersebut antara lain tercantum dalam UUD 1945 atau terdapat dalam nilai-nilai yang terkandung dalam sila-sila Pancasila.



Makna wawasan kebangsaan

Wawasan Kebangsaan bagi bangsa Indonesia memiliki makna:
(1). Wawasan kebangsaan mengamanatkan kepada seluruh bangsa agar menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan;
(2). Wawasan kebangsaan mengembangkan persatuan Indonesia sedemikian rupa sehingga asas Bhinneka Tunggal Ika dipertahankan;
(3). Wawasan kebangsaan tidak memberi tempat pada patriotisme yang licik;
(4). Dengan wawasan kebangsaan yang dilandasi oleh pandangan hidup Pancasila, bangsa Indonesia telah berhasil merintis jalan menjalani misinya di tengah-c) Makna Wawasan Kebangsaan Wawasan Kebangsaan bagi bangsa Indonesia memiliki makna:
(1). Wawasan kebangsaan mengamanatkan kepada seluruh bangsa agar menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan;
(2). Wawasan kebangsaan mengembangkan persatuan Indonesia sedemikian rupa sehingga asas Bhinneka Tunggal Ika dipertahankan;
(3). Wawasan kebangsaan tidak memberi tempat pada patriotisme yang licik;
(4). Dengan wawasan kebangsaan yang dilandasi oleh pandangan hidup Pancasila, bangsa Indonesia telah berhasil merintis jalan menjalani misinya di tengah-tengah tata kehidupan di dunia;
(5). NKRI yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur bertekad untuk mewujudkan bangsa yang maju dan mandiri serta sejahtera lahir batin, sejajar dengan bangsa lain yang sudah maju.

Nilai Dasar Wawasan Kebangsaan

Nilai Wawasan Kebangsaan yang terwujud dalam persatuan dan kesatuan bangsa memiliki enam dimensi yang bersifat mendasar dan fundamental, yaitu:
(1). Penghargaan terhadap harkat dan martabat manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa;
(2). Tekad bersama untuk berkehidupan kebangsaan yang bebas, merkeka, dan besatu;
(3). Cinta akan tanah air dan bangsa;
(4). Demokrasi atau kedaulatan rakyat;
(5). Kesetiakawanan sosial;
(6). Masyarakat adil-makmur.


Bagus Taruno Legowo, 

Ada 3 teori untuk mengenali Bangsa Indonesia menurut Ir. H. Soekarno:
1.      Teori senasib sepenanggungan dan kesamaan sejarah (Otto Bauer).
2.      Teori kesamaan cita-cita atau kehendak yang terkenal dengan istilah ‘raison de etre ensemble’ (Ernest Renan).
3.      Teori geopolitik dan geostrategis, dimana antara manusia dan alam tempatnya berada sudah menyatu ribuan tahun.
Irisan dari ketiga teori ini membentuk Bangsa Indonesia. Jadi jika ada satu etnik di Indonesia yang tidak memenuhi ketiga teori tersebut, dia tentu saja bukan dari Bangsa Indonesia.
Memang di kepulauan Nusantara ini selama ratusan tahun telah banyak sekali orang-orang bangsa lain berdatangan untuk berdagang dan mencari nafkah dan akhirnya hidup bersama di berbagai kepulauan Nusantara ini. Yang perlu untuk diperhatikan adalah mereka, orang-orang bangsa lain itu telah meleburkan diri mereka pada falsafah, budaya dan peradaban yang ada di kepulauan Nusantara ini, yakni Panca Sila, sehingga warga dan corak budaya darimana mereka berasal sudah hilang. Mereka adalah bagian dari Bangsa Indonesia.
Jika ada sebagian orang-orang yang tinggal di Indonesia (kepulauan Nusantara) ini dengan masih membawa dan membanggakan warisan budaya tanah leluhurnya, itu berarti mereka sesungguhnya bukan Bangsa Indonesia. Sangat mungkin mereka adalah Warga Negara Indonesia, tetapi Anda semua harus tahu bahwa mereka BUKAN BANGSA INDONESIA.

BANGSA INDONESIA ITU RIEL ADA DAN BUKAN ABAL-ABAL. ANDA YANG ADALAH BANGSA INDONESIA HARUS BANGGA DENGAN KEBERADAAN BANGSA INDONESIA YANG MEMILIKI FALSAFAH PANCA SILA. INI TIDAK DIMILIKI OLEH ORANG-ORANG BANGSA LAIN.
SALAM PANCA SILA



 KESIMPULAN:

Kesimpulan yang dapat saya ambil berdasarkan sudut pandang saya sendiri tentang wawasan kebangsaan khususnya mahasiswa adalah :
Penerapan wawasan kebangsaan dinilai mulai luntur dalam kehidupan bermasyarakat, dilihat dari konflik atau pertikaian antar golongan di Indonesia. Seperti di lingkungan kita sendiri contoh kecilnya aktif di organisasi karang taruna di rt dan rw atau ikut serta dalam remaja masjid.
Tingkat pemahaman wawasan kebangsaan pada mahasiswa berada dalam tingkat sedang.
Berbagai solusi telah dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan wawasan kebangsaan dan penyelesaian konflik antar golongan.
Penanaman nilai wawasan kebangsaan harus ditingkatkan lagi di kalangan masyarakat.
Saran
Saran terkait tentang wawasan kebangsaan mahasiswa di Indonesia adalah:
Mahasiswa sudah seharusnya memiliki wawasan kebangsaan yang baik, sehingga kondisi saat ini perlu diperbaiki lagi.
Jika sudah memahami nilai-nilai tentang wawasan kebangsaan, mahasiswa dapat membantu mencerdaskan lingkungan masyarakat di sekitarnya untuk masalah dalam hidup berbangsa di Indonesia.


Sumber:


Journal Penentuan rute distribusi barang dengan metode algoritma heuristik

  PENENTUAN RUTE DISTRIBUSI BARANG YANG OPTIMAL DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA HEURISTIK PADA PT. XYZ     Dosen: MUHAMMAD RIDHA ALFARABI...